Minggu, 28 Mei 2017
Anggapan bahwa khotmul auliya sebagai penutup para wali adalah pemahaman yang keliru. Karena yang dimaksud khotmul Auliya bukanlah penutup para wali atau wali terakhir. Melainkan wali yang mencapai maqam yang paling sempurna. Imam al-Muhaddist Muhammad bin Ali al - Hakim at - Tirmidzi (penyusun Kitab Nawadirul Ushul Fil Hadist) menyatakan maksud sebenarnya dengan istilah khotmul auliya. Beliau berkata :
ؤليس معنا هل ان صا حب هذه المر تبة هؤ اخر الاؤليا ء ؤلكن معناها انه اتم مقامات الؤلاية ؤبلغ اعاى مر تبة فيها (الواردات : ص6)
Makna khotmiyah (penutup) bukanlah bahwa pemilik martabat ini merupakan akhir para wali. Tetapi dia paling sempurna maqam wilayahnya dan mencapai kedudukan (martabat) paling tinggi didalamnya." ( Al - Waridat : 126)
Khotmul Auliya
Anggapan bahwa khotmul auliya sebagai penutup para wali adalah pemahaman yang keliru. Karena yang dimaksud khotmul Auliya bukanlah penutup para wali atau wali terakhir. Melainkan wali yang mencapai maqam yang paling sempurna. Imam al-Muhaddist Muhammad bin Ali al - Hakim at - Tirmidzi (penyusun Kitab Nawadirul Ushul Fil Hadist) menyatakan maksud sebenarnya dengan istilah khotmul auliya. Beliau berkata :
ؤليس معنا هل ان صا حب هذه المر تبة هؤ اخر الاؤليا ء ؤلكن معناها انه اتم مقامات الؤلاية ؤبلغ اعاى مر تبة فيها (الواردات : ص6)
Makna khotmiyah (penutup) bukanlah bahwa pemilik martabat ini merupakan akhir para wali. Tetapi dia paling sempurna maqam wilayahnya dan mencapai kedudukan (martabat) paling tinggi didalamnya." ( Al - Waridat : 126)
Tags :
Related : Khotmul Auliya
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar